Pusat Belajar Bahasa Inggris Paling Lengkap
Beranda » Panduan Lengkap Bahasa Inggris Akademik: Perbedaan Mendasar dengan Bahasa Inggris Sehari-hari

Panduan Lengkap Bahasa Inggris Akademik: Perbedaan Mendasar dengan Bahasa Inggris Sehari-hari

Panduan Lengkap Bahasa Inggris Akademik: Perbedaan Mendasar dengan Bahasa Inggris Sehari-hari

Memasuki dunia akademis berarti kita harus siap dengan standar komunikasi yang baru. Bahasa Inggris akademik bukan sekadar gaya-gayaan, melainkan syarat wajib untuk menjaga status sebagai sivitas akademis. Tulisan ini adalah panduan lengkap bahasa Inggris akademik yang membahas perbedaan mendasarnya dengan bahasa Inggris sehari-hari. Kita akan mengupas tuntas mengapa para ilmuwan, dosen, dan mahasiswa sangat bergantung pada gaya bahasa Inggris akademis ini dalam penulisan jurnal maupun interaksi di ruang kelas.

Bahasa sehari-hari memang santai dan penuh kiasan. Teman nongkrong kita pasti paham maksud kita meskipun susunan kalimatnya sedikit berantakan. Namun, gaya bahasa inggris akademik menuntut objektivitas dan presisi yang mutlak. Tidak boleh ada makna ganda. Pilihan kata yang kita gunakan di lingkungan akademis akan langsung menunjukkan tingkat kedewasaan berpikir kita.

Ibarat pakaian, bahasa sehari-hari adalah kaus santai untuk akhir pekan. Sementara itu, bahasa akademik adalah setelan jas rapi yang kita pakai saat sidang skripsi. Memahami batasan ini adalah kunci utama agar kita tidak salah kostum saat berkomunikasi sebagai seorang yang fokus di dunia pendidikan. Mari kita bedah lebih jauh apa saja ciri khas dari bahasa Inggris gaya akademis ini.


1. Pemilihan Kosakata yang Presisi

Hal paling mencolok dari bahasa akademik ada pada pilihan katanya. Saat mengobrol santai, kita sering memakai kata kerja gabungan seperti look into atau find out. Sayangnya, kosakata praktis ini haram hukumnya di ranah penulisan jurnal. Kita wajib menggantinya dengan padanan kata tunggal yang lebih formal.

Sebagai contoh, seorang peneliti akan menulis kata investigate untuk menggantikan look into. Mereka juga lebih memilih kata discover daripada sekadar mengatakan find out. Tujuannya sangat jelas, yaitu menghindari kebingungan para pembaca. Satu kata formal dalam kamus akademik biasanya hanya memiliki satu makna spesifik. Jadi, pembaca dari negara mana pun tidak akan salah paham saat menerjemahkan hasil riset kita.

No.Bahasa Sehari-hari (Hindari)Bahasa Akademik (Gunakan)
1.A lot ofA significant amount of / Numerous
2.Ask forRequest / Solicit
3.Break downDisintegrate / Deconstruct
4.Bring upRaise / Introduce
5.Build upAccumulate / Develop
6.Call offCancel / Terminate
7.Carry outExecute / Implement
8.Clear upClarify / Elucidate
9.Come backReturn / Revert
10.Cut downReduce / Diminish
11.Deal withAddress / Manage
12.EnoughSufficient / Adequate
13.Figure outAscertain / Resolve
14.Find outDiscover / Determine
15.FixResolve / Rectify
16.GetAcquire / Obtain
17.GiveProvide / Contribute
18.Give upAbandon / Relinquish
19.Go againstOppose / Contradict
20.Go up / Go downIncrease / Decrease
21.Good / BadPositive / Negative
22.HappenOccur / Materialize
23.Huge / BigSubstantial / Monumental
24.KeepRetain / Preserve
25.Leave outOmit / Exclude
26.Look atObserve / Scrutinize
27.Look intoInvestigate / Examine
28.Look likeResemble / Appear
29.Make sureEnsure / Verify
30.Point outHighlight / Indicate
31.Put offPostpone / Delay
32.Put togetherSynthesize / Compile
33.Put up withTolerate / Endure
34.Set upEstablish / Construct
35.ShowDemonstrate / Illustrate
36.Talk aboutDiscuss / Analyze
37.ThingElement / Factor / Concept
38.Think aboutConsider / Reflect on
39.TryAttempt / Endeavor

Berdasarkan perbandingan di atas, kita menyadari adanya pola kosakata yang jauh lebih kaku namun akurat. Jadi, kita wajib untuk memulai membiasakan diri menghapal padanan kata formal ini sejak awal masuk di dunia akademik. Tujuannya agar proses penulisan karya ilmiah nanti tidak terasa seperti sebuah siksaan.


2. Penggunaan Struktur Tata Bahasa yang Berbeda

Perbedaan besar kedua terletak pada struktur kalimat. Penulis jurnal ilmiah sangat menyukai penggunaan kalimat pasif saat menyusun laporan penelitian. Tujuan utamanya bukan untuk pamer kepintaran, melainkan untuk menonjolkan hasil riset itu sendiri. Dalam sains, data empiris jauh lebih penting daripada siapa penelitinya.

Dalam obrolan biasa, kita mungkin berkata we analyzed the data. Namun, ragam akademik akan mengubahnya menjadi the data were analyzed. Pergeseran fokus ini membuat pembaca langsung memperhatikan datanya. Cara ini sangat efektif untuk menekan bias pribadi dan menjaga objektivitas ilmiah.

2.1 Dominasi Kalimat Majemuk Bertingkat

Kehidupan nyata itu rumit, begitu juga dengan sains. Sebuah fenomena sosial jarang sekali terjadi hanya karena satu alasan tunggal. Oleh karena itu, akademisi harus mampu menjelaskan hubungan sebab-akibat yang rumit tersebut. Mereka biasanya menggunakan kata sambung level atas seperti furthermore, nevertheless, atau whereas. Kata-kata ini berfungsi seperti benang yang menjahit ide-ide rumit menjadi satu kesatuan yang logis di atas kertas.


3. Nada Objektif dan Penghindaran Kontraksi

Dunia akademik sangat menghindari opini pribadi yang tidak berdasar. Pedoman internasional melarang kita memakai frasa subjektif seperti I think atau I believe dalam karya ilmiah. Setiap argumen harus selalu didukung oleh data atau literatur yang jelas. Kita tidak boleh mencampuradukkan perasaan dengan fakta sains.

Selain itu, aturan kampus juga sangat ketat soal singkatan atau kontraksi. Jangan pernah menulis kata don’t, can’t, atau won’t di dalam naskah akademik. Luangkan sedikit waktu untuk menuliskannya secara utuh menjadi do not, cannot, dan will not. Kedisiplinan sepele ini akan membuat tugas akhir kita terlihat jauh lebih rapi di mata dosen penguji.


4. Implementasi Bahasa Akademik di Kampus

Memahami tata bahasa formal bukan cuma untuk urusan mengetik tesis. Keterampilan ini sangat kita butuhkan untuk menjaga etika pergaulan harian di lingkungan profesional. Akademi Bahasa Inggris memiliki beberapa panduan praktis yang bisa langsung diterapkan.

Bagi yang sering memimpin forum seremonial, ketenangan dan kosakata yang tepat sangatlah krusial. Oleh karena itu, artikel Panduan Praktis: Cara Memimpin Doa dalam Bahasa Inggris di Lingkungan Akademik bisa dijadikan rujukan awal. Sementara itu, untuk para pengajar yang ingin mengelola ruang belajar atau kelas dengan elegan, silakan pelajari 30 Kalimat Instruksi Bahasa Inggris yang Wajib Dikuasai Guru dan Dosen di Kelas.

Sesi tanya jawab saat presentasi sering membuat mahasiswa panik. Agar tidak salah ucap, pastikan sudah membaca Cara Tepat Merespons Pertanyaan Dosen Saat Presentasi Kampus dalam Bahasa Inggris. Tidak kalah penting, pahami juga Frasa Sopan untuk Meminta Izin Keluar Kelas atau Terlambat Hadir Secara Formal agar wibawa tetap terjaga saat menghadapi situasi darurat.


5. Pentingnya Bahasa Akademik

Gagal beradaptasi dengan bahasa akademik sering kali berujung pada hambatan saat menempuh pendidikan. Selain skor minimum TOEFL ITP sebagai syarat mutlak kelulusan, di masa belajar, pasti ada sesi presentasi dan diskusi yang menggunakan bahasa Inggris dengan gaya akademis secara aktif. Kita jelas tidak bisa mengandalkan kebiasaan bahasa gaul untuk lolos ujian ini.

Bahkan, soal-soal ujian internasional didominasi oleh struktur kalimat yang padat dan cenderung memiliki gaya bahasa inggris yang formal. Pemahaman vocabulary tingkat advance selalu menjadi menu utama di bagian pemahaman bacaan. Para pembelajar yang enggan membiasakan diri dengan gaya bahasa Inggris dengan nuansa akademis pasti akan kewalahan saat mingle dengan rekan sejawat mereka


6. Pertanyaan yang Sering Diajukan (F.A.Q)


7. Kesimpulan

Beralih dari bahasa Inggris sehari-hari menuju gaya bahasa Inggris akademik adalah proses wajib bagi siapapun yang berkutat di dunia pendidikan bahkan profesional sekalipun. Latihan terus-menerus akan membuat otak kita lebih logis dan terstruktur saat memecahkan masalah. Kebiasaan menggunakan bahasa yang presisi dan menghindari singkatan akan membentuk kesan awal awal tentang profesionalisme. Rangkaian keterampilan inilah yang nantinya menjadi senjata utama kita untuk bisa bersaing di tingkat Internasional.

Jadi, for your information, menjadi mahir bahasa Inggris tidak bisa instant. Salah satu cara untuk meningkatkan kemampuan bahasa Inggris dengan cepat, mengikuti program intensif adalah solusi terbaik. Salah satu rekomendasi utamanya adalah program di Kampung Inggris Pare, dengan pilihan durasi belajar yang fleksibel mulai dari 2 minggu hingga 3 bulan.

Katalog Pilihan Kelas

Tidak ada produk di keranjang.

Kembali ke toko
×
Pusat Informasi Akademi Bahasa Inggris

Bahasa Inggris

Selamat datang di Akademi Bahasa Inggris.

Kami siap membuatmu mahir Bahasa Inggris